//
you're reading...
Tips

Tips Mudik Aman dengan Motor


Siapa yang tidak senang sih berlebaran bersama keluarga dan bertemu sanak saudara tercinta? Pastinya semua orang mengidamkan hal yang demikian. Untuk mewujudkanya ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan.

Salah satunya adalah jika kita memilih menggunakan kendaraan bermesin favorit kita yang beroda dua, sebagai sarana transportasi mudik lebaran. Nah!

Jenis motor yang direkomendasikan

Tak perlu panjang lebar dalam menjelaskan jenis speda motor yang beredar di pasaran namun sebaiknya ada beberapa jenis speda motor yang amat cocok digunakan sebagai transportasi mudik.

Jenis tersebut tak lain adalah jenis cruiser ringan dan motor trail. Karena disamping posisi mengemudikanya tidak terlalu membungkuk umumnya motor tersebut dilengkapi kopling manual yang tentunya dapat mempermudah ketika melintasi jalanan berliku pada kecepatan 50-70 km/jam. Disamping itu motor jenis tersebut memiliki kapasitas membonceng cukup baik.

Sedangkan pilihan kedua dan ketiga jatuh pada motor jenis bebek dan skutik. Disamping cukup nyaman tetapi kedua motor ini kurang nyaman apabila dikemudikan dalam waktu yang cukup lama.

Yang perlu diperhatikan dan aksesoris penting

Sudah menjadi keharusan bagi setiap bikers memperhatikan kondisi speda motor dengan baik sebelum melakukan perjalanan jauh baik kondisi mesin maupun kondisi motor keseluruhan. Berikut hal yang sangat vital untuk di periksa dan bila bermasalah sebaiknya segera diperbaiki.

* Kondisi mesin termasuk : girbox,radiator,karburator,kopling dan silinder.
* Kondisi sasis secara keseluruhan yaitu : Rem, suspensi, ban dan jok.
* Perlengkapan keselamatan : Lampu depan, rem, sein, dim dan aki

Yang juga dianggap perlu adalah menambahkan box plastik pada buritan motor. Kegunaanya adalah dapat menaikan daya angkut motor sekitar 10-15 kilogram dan juga dapat dijadikan sandaran bagi penumpang motor.

Pengemudi dan selama diperjalanan

Ingat mudik bukanlah touring. Karena dalam kondisi mudik jalanan lebih padat dan selain itu banyak kendaraan besar berlalu lalang. Sehingga selain perlengkapan standar ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan.

* Jaket scot-light jaket ini dipasang diluar jaket biasa. Gunanya adalah dapat memberitahukan pengemudi lain akan keberadaan motor di malam hari
* Ransel khusus – Box “Givi”. Dengan menaruh beban di tangki dapat mengurangi beban pengendara ketiban menaruh di punggung. Biarkan si pembonceng yang memakai ransel punggung.
* Minuman penyegar, Air putih, obat obatan, peralatan p3k serta toolkit motor harus dibawa. Karena biasanya alat-alat tersebut pasti dapat digunakan.

Didalam perjalanan yang menempuh lebih dari 3 jam dan bila dilakukan lebih dari terik matahari dan kondisi puasa sebaiknya berkendaralah maksimal 2 jam untuk kemudian beristirahat selama 1 jam sebelum melanjutkan perjalanan kembali. Karena disamping untuk mengistirahatkan tubuh, motor pun bisa beristirahat. Sedangkan bila dilakukan di malam hari perhatikan kondisi lampu . Jika memungkinkan ikutlah konvoi sehingga penerangan dan keberadaan motor lebih terlihat.

Jangan Dilakukan !!!

Ngebut karena mengejar waktu, memforsir melakukan perjalanan nonstop lebih dari 3 jam, perlengkapan kurang, membonceng lebih dari satu orang serta menggunakan motor sport adalah ide dan tindakan berbahaya.

(Sumber: okezone dot com)

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: